Dia


ketika malam berbisik
dia . . .
hanya bisa tertegun manis
menatap gelapnya malam
tanpa teman . .
hanya bisa terdiam membisu
di sudut taman yang sepi
tanpa hadirnya seseorang

dia . . .
menangis dan menjerit
atas sepinya . .
yang tak kunjung hilang

dia . . .
adalah siang tanpa matahari
dan . . .
malam tanpa bulan
tetapi . . .
dia adalah angin
yang kapan saja bisa terbang
bergelayut dengan takdir Tuhan

ku ingin . .
melihatnya menari
melihatnya bernyanyi
dan . . .
melihatnya tersenyum
karena . . .
ku tak ingin melihatnya jatuh
dalam kepingan hatinya
yang berserakan

ku tak ingin dia menangis
ku tak ingin dia rapuh
dan . . .
ku hanya ingin dia bangkit
bangkit untuk semangat hidup
walaupun . . .
yang penuh sepi ini

0 Response to "Dia"

Post a Comment